Surah An-Najm ; Arab dan Terjemahan

by -49 views

Surah An-Najm ; Arab dan Terjemahan

 

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

 

وَالنَّجْمِ اِذَا هَوٰىۙ ١

1. Demi bintang ketika terbenam,

 

مَا ضَلَّ صَاحِبُكُمْ وَمَا غَوٰىۚ ٢

2. kawanmu (Nabi Muhammad) tidak sesat, tidak keliru,

 

وَمَا يَنْطِقُ عَنِ الْهَوٰى ٣

3. dan tidak pula berucap (tentang Al-Qur’an dan penjelasannya) berdasarkan hawa nafsu(-nya).

 

اِنْ هُوَ اِلَّا وَحْيٌ يُّوْحٰىۙ ٤

4. Ia (Al-Qur’an itu) tidak lain, kecuali wahyu yang disampaikan (kepadanya)

 

عَلَّمَهٗ شَدِيْدُ الْقُوٰىۙ ٥

5. yang diajarkan kepadanya oleh (malaikat) yang sangat kuat (Jibril)

 

ذُوْ مِرَّةٍۗ فَاسْتَوٰىۙ ٦

6. lagi mempunyai keteguhan. Lalu, ia (Jibril) menampakkan diri dengan rupa yang asli

 

وَهُوَ بِالْاُفُقِ الْاَعْلٰىۗ ٧

7. ketika dia berada di ufuk yang tinggi.

 

ثُمَّ دَنَا فَتَدَلّٰىۙ ٨

8. Dia kemudian mendekat (kepada Nabi Muhammad), lalu bertambah dekat,

 

فَكَانَ قَابَ قَوْسَيْنِ اَوْ اَدْنٰىۚ ٩

9. sehingga jaraknya (sekitar) dua busur panah atau lebih dekat (lagi).

 

فَاَوْحٰىٓ اِلٰى عَبْدِهٖ مَآ اَوْحٰىۗ ١٠

10. Lalu, dia (Jibril) menyampaikan wahyu kepada hamba-Nya (Nabi Muhammad) apa yang Dia wahyukan.

 

مَا كَذَبَ الْفُؤَادُ مَا رَاٰى ١١

11. Hatinya tidak mendustakan apa yang telah dilihatnya.

 

اَفَتُمٰرُوْنَهٗ عَلٰى مَا يَرٰى ١٢

12. Apakah kamu (kaum musyrik Makkah) hendak membantahnya (Nabi Muhammad) tentang apa yang dilihatnya itu (Jibril)?

 

وَلَقَدْ رَاٰهُ نَزْلَةً اُخْرٰىۙ ١٣

13. Sungguh, dia (Nabi Muhammad) benar-benar telah melihatnya (dalam rupa yang asli) pada waktu yang lain,

 

عِنْدَ سِدْرَةِ الْمُنْتَهٰى ١٤

14. (yaitu ketika) di Sidratulmuntaha.

 

عِنْدَهَا جَنَّةُ الْمَأْوٰىۗ ١٥

15. Di dekatnya ada surga tempat tinggal.

 

اِذْ يَغْشَى السِّدْرَةَ مَا يَغْشٰىۙ ١٦

16. (Nabi Muhammad melihat Jibril) ketika Sidratulmuntaha dilingkupi oleh sesuatu yang melingkupinya.

 

مَا زَاغَ الْبَصَرُ وَمَا طَغٰى ١٧

17. Penglihatan (Nabi Muhammad) tidak menyimpang dan tidak melampaui (apa yang dilihatnya).

 

لَقَدْ رَاٰى مِنْ اٰيٰتِ رَبِّهِ الْكُبْرٰى ١٨

 

18. Sungguh, dia benar-benar telah melihat sebagian tanda-tanda (kebesaran) Tuhannya yang sangat besar.

 

اَفَرَءَيْتُمُ اللّٰتَ وَالْعُزّٰى ١٩

19. Apakah patut kamu (orang-orang musyrik) menganggap (dua berhala) al-Lata dan al-‘Uzza,

 

وَمَنٰوةَ الثَّالِثَةَ الْاُخْرٰى ٢٠

20. serta Manata (berhala) ketiga yang lain (sebagai anak-anak perempuan Allah yang kamu sembah)?

 

اَلَكُمُ الذَّكَرُ وَلَهُ الْاُنْثٰى ٢١

21. Apakah (pantas) bagi kamu (anak) laki-laki dan bagi-Nya (anak) perempuan?

 

تِلْكَ اِذًا قِسْمَةٌ ضِيْزٰى ٢٢

22. Itu tentulah suatu pembagian yang tidak adil.

 

اِنْ هِيَ اِلَّآ اَسْمَاۤءٌ سَمَّيْتُمُوْهَآ اَنْتُمْ وَاٰبَاۤؤُكُمْ مَّآ اَنْزَلَ اللّٰهُ بِهَا مِنْ سُلْطٰنٍۗ اِنْ يَّتَّبِعُوْنَ اِلَّا الظَّنَّ وَمَا تَهْوَى الْاَنْفُسُۚ وَلَقَدْ جَاۤءَهُمْ مِّنْ رَّبِّهِمُ الْهُدٰىۗ ٢٣

23. (Berhala-berhala) itu tidak lain hanyalah nama-nama yang kamu dan nenek moyangmu ada-adakan. Allah tidak menurunkan suatu keterangan apa pun untuk (menyembah)-nya. Mereka hanya mengikuti dugaan dan apa yang diinginkan oleh hawa nafsu. Padahal, sungguh, mereka benar-benar telah didatangi petunjuk dari Tuhan mereka.

 

اَمْ لِلْاِنْسَانِ مَا تَمَنّٰىۖ ٢٤

24. Apakah manusia akan mendapat segala yang diinginkannya?

 

فَلِلّٰهِ الْاٰخِرَةُ وَالْاُوْلٰى ࣖ ٢٥

25. Tidak!) Milik Allahlah kehidupan akhirat dan dunia.

 

۞ وَكَمْ مِّنْ مَّلَكٍ فِى السَّمٰوٰتِ لَا تُغْنِيْ شَفَاعَتُهُمْ شَيْـًٔا اِلَّا مِنْۢ بَعْدِ اَنْ يَّأْذَنَ اللّٰهُ لِمَنْ يَّشَاۤءُ وَيَرْضٰى ٢٦

26. Betapa banyak malaikat di langit yang syafaat (pertolongan) mereka sedikit pun tidak berguna, kecuali apabila Allah telah mengizinkan(-nya untuk diberikan) kepada siapa yang Dia kehendaki dan ridai.

 

اِنَّ الَّذِيْنَ لَا يُؤْمِنُوْنَ بِالْاٰخِرَةِ لَيُسَمُّوْنَ الْمَلٰۤىِٕكَةَ تَسْمِيَةَ الْاُنْثٰى ٢٧

27. Sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat benar-benar menamai para malaikat dengan nama perempuan.

 

وَمَا لَهُمْ بِهٖ مِنْ عِلْمٍۗ اِنْ يَّتَّبِعُوْنَ اِلَّا الظَّنَّ وَاِنَّ الظَّنَّ لَا يُغْنِيْ مِنَ الْحَقِّ شَيْـًٔاۚ ٢٨

28. Padahal, mereka tidak mempunyai pengetahuan tentang hal itu. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti dugaan dan sesungguhnya dugaan itu tidak berfaedah sedikit pun terhadap kebenaran.

 

فَاَعْرِضْ عَنْ مَّنْ تَوَلّٰىۙ عَنْ ذِكْرِنَا وَلَمْ يُرِدْ اِلَّا الْحَيٰوةَ الدُّنْيَاۗ ٢٩

29. Tinggalkanlah (Nabi Muhammad) orang yang berpaling dari peringatan Kami (Al-Qur’an) dan hanya menginginkan kehidupan dunia!

 

ذٰلِكَ مَبْلَغُهُمْ مِّنَ الْعِلْمِۗ اِنَّ رَبَّكَ هُوَ اَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيْلِهٖۙ وَهُوَ اَعْلَمُ بِمَنِ اهْتَدٰى ٣٠

30. Itulah kadar pengetahuan mereka. Sesungguhnya Tuhanmulah yang lebih mengetahui siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dia pulalah yang mengetahui siapa yang mendapat petunjuk.

 

وَلِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ لِيَجْزِيَ الَّذِيْنَ اَسَاۤءُوْا بِمَا عَمِلُوْا وَيَجْزِيَ الَّذِيْنَ اَحْسَنُوْا بِالْحُسْنٰىۚ ٣١

31. Milik Allahlah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. (Dengan demikian,) Dia akan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat jahat sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan dan Dia akan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik dengan pahala yang lebih baik (surga).

 

اَلَّذِيْنَ يَجْتَنِبُوْنَ كَبٰۤىِٕرَ الْاِثْمِ وَالْفَوَاحِشَ اِلَّا اللَّمَمَۙ اِنَّ رَبَّكَ وَاسِعُ الْمَغْفِرَةِۗ هُوَ اَعْلَمُ بِكُمْ اِذْ اَنْشَاَكُمْ مِّنَ الْاَرْضِ وَاِذْ اَنْتُمْ اَجِنَّةٌ فِيْ بُطُوْنِ اُمَّهٰتِكُمْۗ فَلَا تُزَكُّوْٓا اَنْفُسَكُمْۗ هُوَ اَعْلَمُ بِمَنِ اتَّقٰى ࣖ ٣٢

32. (Mereka adalah) orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji. Akan tetapi, mereka (memang) melakukan dosa-dosa kecil. Sesungguhnya Tuhanmu Mahaluas ampunan-Nya. Dia lebih mengetahui dirimu sejak Dia menjadikanmu dari tanah dan ketika kamu masih berupa janin dalam perut ibumu. Maka, janganlah kamu menganggap dirimu suci. Dia lebih mengetahui siapa yang bertakwa.

 

اَفَرَءَيْتَ الَّذِيْ تَوَلّٰىۙ ٣٣

33. Tidakkah engkau melihat orang yang berpaling (dari Al-Qur’an)?

 

وَاَعْطٰى قَلِيْلًا وَّاَكْدٰى ٣٤

34. Dia memberikan sedikit (dari apa yang telah disepakati), lalu menahan sisanya.

 

اَعِنْدَهٗ عِلْمُ الْغَيْبِ فَهُوَ يَرٰى ٣٥

35. Apakah dia mempunyai pengetahuan tentang yang gaib, sehingga dia dapat melihat(-nya)?

 

اَمْ لَمْ يُنَبَّأْ بِمَا فِيْ صُحُفِ مُوْسٰى ٣٦

36. Apakah belum diberitakan kepadanya apa yang ada dalam lembaran-lembaran (kitab suci yang diturunkan kepada) Musa

 

وَاِبْرٰهِيْمَ الَّذِيْ وَفّٰىٓ ۙ ٣٧

37. dan (lembaran-lembaran) Ibrahim yang telah memenuhi janji setianya?

 

اَلَّا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِّزْرَ اُخْرٰىۙ ٣٨

38. (Dalam lembaran-lembaran itu terdapat ketetapan) bahwa seseorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain,

 

وَاَنْ لَّيْسَ لِلْاِنْسَانِ اِلَّا مَا سَعٰىۙ ٣٩

39. bahwa manusia hanya memperoleh apa yang telah diusahakannya,

 

وَاَنَّ سَعْيَهٗ سَوْفَ يُرٰىۖ ٤٠

40. bahwa sesungguhnya usahanya itu kelak akan diperlihatkan (kepadanya),

 

ثُمَّ يُجْزٰىهُ الْجَزَاۤءَ الْاَوْفٰىۙ ٤١

41. kemudian dia akan diberi balasan atas (amalnya) itu dengan balasan yang paling sempurna,

 

وَاَنَّ اِلٰى رَبِّكَ الْمُنْتَهٰىۙ ٤٢

42. bahwa sesungguhnya kepada Tuhanmulah kesudahan (segala sesuatu),

 

وَاَنَّهٗ هُوَ اَضْحَكَ وَاَبْكٰى ٤٣

43. bahwa sesungguhnya Dialah yang menjadikan orang tertawa dan menangis,

 

وَاَنَّهٗ هُوَ اَمَاتَ وَاَحْيَاۙ ٤٤

44. bahwa sesungguhnya Dialah yang mematikan dan menghidupkan,

 

وَاَنَّهٗ خَلَقَ الزَّوْجَيْنِ الذَّكَرَ وَالْاُنْثٰىۙ ٤٥

45. bahwa sesungguhnya Dialah yang menciptakan pasangan laki-laki dan perempuan

 

مِنْ نُّطْفَةٍ اِذَا تُمْنٰىۙ ٤٦

46. dari mani ketika dipancarkan

 

وَاَنَّ عَلَيْهِ النَّشْاَةَ الْاُخْرٰىۙ ٤٧

47. bahwa sesungguhnya Dialah yang menetapkan penciptaan yang lain (kebangkitan setelah mati),

 

وَاَنَّهٗ هُوَ اَغْنٰى وَاَقْنٰىۙ ٤٨

48. bahwa sesungguhnya Dialah yang menganugerahkan kekayaan dan kecukupan,

 

وَاَنَّهٗ هُوَ رَبُّ الشِّعْرٰىۙ ٤٩

49. bahwa sesungguhnya Dialah Tuhan (yang memiliki) bintang Syi’ra,704])

704) Syi’ra adalah nama bintang yang disembah oleh sebagian orang Arab pada masa Jahiliah.

وَاَنَّهٗٓ اَهْلَكَ عَادًا ۨالْاُوْلٰىۙ ٥٠

50. dan bahwa sesungguhnya Dialah yang telah membinasakan (kaum) ‘Ad yang terdahulu

 

وَثَمُوْدَا۟ فَمَآ اَبْقٰىۙ ٥١

51. dan (kaum) Samud. Tidak seorang pun ditinggalkan-Nya (hidup).

 

وَقَوْمَ نُوْحٍ مِّنْ قَبْلُۗ اِنَّهُمْ كَانُوْا هُمْ اَظْلَمَ وَاَطْغٰىۗ ٥٢

52. Sebelum itu kaum Nuh juga (dibinasakan). Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang lebih zalim dan lebih durhaka.

 

وَالْمُؤْتَفِكَةَ اَهْوٰىۙ ٥٣

53. Dia juga menjungkirbalikkan negeri kaum Lut,

 

فَغَشّٰىهَا مَا غَشّٰىۚ ٥٤

54. lalu Dia menimbuninya dengan apa yang menimpanya.

 

فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكَ تَتَمَارٰى ٥٥

55. Maka, nikmat Tuhanmu yang manakah yang masih kamu ragukan?

 

هٰذَا نَذِيْرٌ مِّنَ النُّذُرِ الْاُوْلٰى ٥٦

56. Ini (Nabi Muhammad) adalah salah seorang pemberi peringatan di antara para pemberi peringatan yang terdahulu.

 

اَزِفَتِ الْاٰزِفَةُ ۚ ٥٧

57. (Hari Kiamat) yang dekat makin mendekat.

 

لَيْسَ لَهَا مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ كَاشِفَةٌ ۗ ٥٨

58. Tidak ada yang akan dapat mengungkapkan (terjadinya hari itu) selain Allah.

 

اَفَمِنْ هٰذَا الْحَدِيْثِ تَعْجَبُوْنَۙ ٥٩

59. Maka, apakah kamu merasa heran terhadap pemberitaan ini?

 

وَتَضْحَكُوْنَ وَلَا تَبْكُوْنَۙ ٦٠

60. Kamu menertawakan dan tidak menangisi(-nya),

 

وَاَنْتُمْ سٰمِدُوْنَ ٦١

61. sedangkan kamu lengah (darinya).

 

فَاسْجُدُوْا لِلّٰهِ وَاعْبُدُوْا ࣖ ۩ ٦٢

62. Bersujudlah kepada Allah dan sembahlah (Dia).