Surah Al-Muddassir ; Arab dan Terjemahan

by -10 views

Surah Al-Muddassir ; Arab dan Terjemahan

 

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

 

يٰٓاَيُّهَا الْمُدَّثِّرُۙ ١

1. Wahai orang yang berselimut (Nabi Muhammad),

 

قُمْ فَاَنْذِرْۖ ٢

2. bangunlah, lalu berilah peringatan!

 

وَرَبَّكَ فَكَبِّرْۖ ٣

3. Tuhanmu, agungkanlah!

 

وَثِيَابَكَ فَطَهِّرْۖ ٤

4. Pakaianmu, bersihkanlah!

 

وَالرُّجْزَ فَاهْجُرْۖ ٥

5. Segala (perbuatan) yang keji, tinggalkanlah!

 

وَلَا تَمْنُنْ تَسْتَكْثِرُۖ ٦

6. Janganlah memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak!

 

وَلِرَبِّكَ فَاصْبِرْۗ ٧

7. Karena Tuhanmu, bersabarlah!

 

فَاِذَا نُقِرَ فِى النَّاقُوْرِۙ ٨

8. Apabila sangkakala ditiup,

 

فَذٰلِكَ يَوْمَىِٕذٍ يَّوْمٌ عَسِيْرٌۙ ٩

9. hari itulah hari yang sulit,

 

عَلَى الْكٰفِرِيْنَ غَيْرُ يَسِيْرٍ ١٠

10. (yang) tidak mudah bagi orang-orang kafir.

 

ذَرْنِيْ وَمَنْ خَلَقْتُ وَحِيْدًاۙ ١١

11. Biarkanlah Aku (yang bertindak) terhadap orang yang Aku ciptakan dia dalam kesendirian.733)

733) Ayat ini dan beberapa ayat berikutnya diturunkan mengenai al-Walid bin al-Mugirah, pemimpin kafir Quraisy, yang sebelumnya tidak memiliki apa-apa.

وَّجَعَلْتُ لَهٗ مَالًا مَّمْدُوْدًاۙ ١٢

12. Aku beri dia kekayaan yang melimpah,

 

وَّبَنِيْنَ شُهُوْدًاۙ ١٣

13. anak-anak yang selalu bersamanya,

 

وَّمَهَّدْتُّ لَهٗ تَمْهِيْدًاۙ ١٤

14. dan Aku beri dia kelapangan (hidup) seluas-luasnya.

 

ثُمَّ يَطْمَعُ اَنْ اَزِيْدَۙ ١٥

15. Kemudian, dia ingin sekali agar Aku menambahnya.

 

كَلَّاۗ اِنَّهٗ كَانَ لِاٰيٰتِنَا عَنِيْدًاۗ ١٦

16. Sekali-kali tidak! Sesungguhnya dia telah menentang ayat-ayat Kami (Al-Qur’an).

 

سَاُرْهِقُهٗ صَعُوْدًاۗ ١٧

17. Aku akan membebaninya dengan pendakian yang memayahkan.

 

اِنَّهٗ فَكَّرَ وَقَدَّرَۙ ١٨

18. Sesungguhnya dia telah memikirkan dan menetapkan (apa yang ditetapkannya).

 

فَقُتِلَ كَيْفَ قَدَّرَۙ ١٩

19. Maka, binasalah dia. Bagaimanakah dia menetapkan?

 

ثُمَّ قُتِلَ كَيْفَ قَدَّرَۙ ٢٠

20. Kemudian, binasalah dia. Bagaimanakah dia menetapkan?

 

ثُمَّ نَظَرَۙ ٢١

21. Kemudian dia memikirkan (untuk melecehkan Al-Qur’an).

 

ثُمَّ عَبَسَ وَبَسَرَۙ ٢٢

22. Kemudian, dia berwajah masam dan cemberut (karena tidak menemukan kelemahan Al-Qur’an).

 

ثُمَّ اَدْبَرَ وَاسْتَكْبَرَۙ ٢٣

23. Kemudian, dia berpaling (dari kebenaran) dan menyombongkan diri.

 

فَقَالَ اِنْ هٰذَآ اِلَّا سِحْرٌ يُّؤْثَرُۙ ٢٤

24. Lalu, dia berkata, “(Al-Qur’an) ini tidak lain, kecuali sihir yang dipelajari (dari orang-orang terdahulu).

 

اِنْ هٰذَآ اِلَّا قَوْلُ الْبَشَرِۗ ٢٥

25. Ini tidak lain kecuali perkataan manusia.”

 

سَاُصْلِيْهِ سَقَرَ ٢٦

26. Aku akan memasukkannya ke dalam (neraka) Saqar.

 

وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا سَقَرُۗ ٢٧

27. Tahukah kamu apa (neraka) Saqar itu?

 

لَا تُبْقِيْ وَلَا تَذَرُۚ ٢٨

28. (Neraka Saqar itu) tidak meninggalkan (sedikit pun bagian jasmani) dan tidak membiarkan(-nya luput dari siksaan).

 

لَوَّاحَةٌ لِّلْبَشَرِۚ ٢٩

29. (Neraka Saqar itu) menghanguskan kulit manusia.

 

عَلَيْهَا تِسْعَةَ عَشَرَۗ ٣٠

30. Di atasnya ada sembilan belas (malaikat penjaga).

 

وَمَا جَعَلْنَآ اَصْحٰبَ النَّارِ اِلَّا مَلٰۤىِٕكَةً ۖوَّمَا جَعَلْنَا عِدَّتَهُمْ اِلَّا فِتْنَةً لِّلَّذِيْنَ كَفَرُوْاۙ لِيَسْتَيْقِنَ الَّذِيْنَ اُوْتُوا الْكِتٰبَ وَيَزْدَادَ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِيْمَانًا وَّلَا يَرْتَابَ الَّذِيْنَ اُوْتُوا الْكِتٰبَ وَالْمُؤْمِنُوْنَۙ وَلِيَقُوْلَ الَّذِيْنَ فِيْ قُلُوْبِهِمْ مَّرَضٌ وَّالْكٰفِرُوْنَ مَاذَآ اَرَادَ اللّٰهُ بِهٰذَا مَثَلًاۗ كَذٰلِكَ يُضِلُّ اللّٰهُ مَنْ يَّشَاۤءُ وَيَهْدِيْ مَنْ يَّشَاۤءُۗ وَمَا يَعْلَمُ جُنُوْدَ رَبِّكَ اِلَّا هُوَۗ وَمَا هِيَ اِلَّا ذِكْرٰى لِلْبَشَرِ ࣖ ٣١

31. Kami tidak menjadikan para penjaga neraka, kecuali para malaikat dan Kami tidak menentukan bilangan mereka itu, kecuali sebagai cobaan bagi orang-orang kafir. (Yang demikian itu) agar orang-orang yang diberi kitab menjadi yakin, orang yang beriman bertambah imannya, orang-orang yang diberi kitab dan orang-orang mukmin itu tidak ragu-ragu, serta orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit dan orang-orang kafir (berkata,) “Apakah yang dikehendaki Allah dengan (bilangan) ini sebagai suatu perumpamaan?” Demikianlah Allah membiarkan sesat orang-orang yang Dia kehendaki (berdasarkan kecenderungan dan pilihan mereka sendiri) dan memberi petunjuk kepada orang-orang yang Dia kehendaki (berdasarkan kesiapan mereka untuk menerima petunjuk). Tidak ada yang mengetahui bala tentara Tuhanmu kecuali Dia sendiri. Ia (neraka Saqar itu) tidak lain hanyalah peringatan bagi manusia.

 

كَلَّا وَالْقَمَرِۙ ٣٢

32. Sekali-kali tidak!734) Demi bulan,

734) Kalimat ini merupakan bantahan terhadap ucapan orang-orang musyrik yang mengingkari hal-hal tersebut di atas.

وَالَّيْلِ اِذْ اَدْبَرَۙ ٣٣

33. demi malam ketika telah berlalu,

 

وَالصُّبْحِ اِذَآ اَسْفَرَۙ ٣٤

34. dan demi subuh apabila mulai terang,

 

اِنَّهَا لَاِحْدَى الْكُبَرِۙ ٣٥

35. sesungguhnya ia (neraka Saqar itu) benar-benar salah satu (bencana) yang sangat besar,

 

نَذِيْرًا لِّلْبَشَرِۙ ٣٦

36. sebagai peringatan bagi manusia,

 

لِمَنْ شَاۤءَ مِنْكُمْ اَنْ يَّتَقَدَّمَ اَوْ يَتَاَخَّرَۗ ٣٧

37. (yaitu) bagi siapa di antara kamu yang ingin maju (meraih kebajikan) atau mundur (dengan berbuat maksiat).

 

كُلُّ نَفْسٍۢ بِمَا كَسَبَتْ رَهِيْنَةٌۙ ٣٨

38. Setiap orang bertanggung jawab atas apa yang telah ia lakukan,

 

اِلَّآ اَصْحٰبَ الْيَمِيْنِ ۛ ٣٩

39. kecuali golongan kanan,

 

فِيْ جَنّٰتٍ ۛ يَتَسَاۤءَلُوْنَۙ ٤٠

40. berada di dalam surga yang mereka saling bertanya

 

عَنِ الْمُجْرِمِيْنَۙ ٤١

41. tentang (keadaan) para pendurhaka,

 

مَا سَلَكَكُمْ فِيْ سَقَرَ ٤٢

42. “Apa yang menyebabkan kamu masuk ke dalam (neraka) Saqar?”

 

قَالُوْا لَمْ نَكُ مِنَ الْمُصَلِّيْنَۙ ٤٣

43. Mereka menjawab, “Dahulu kami tidak termasuk orang-orang yang melaksanakan salat

 

وَلَمْ نَكُ نُطْعِمُ الْمِسْكِيْنَۙ ٤٤

44. dan kami (juga) tidak memberi makan orang miskin.

 

وَكُنَّا نَخُوْضُ مَعَ الْخَاۤىِٕضِيْنَۙ ٤٥

45. Bahkan, kami selalu berbincang (untuk tujuan yang batil) bersama para pembincang,

 

وَكُنَّا نُكَذِّبُ بِيَوْمِ الدِّيْنِۙ ٤٦

46. dan kami selalu mendustakan hari Pembalasan,

 

حَتّٰىٓ اَتٰىنَا الْيَقِيْنُۗ ٤٧

47. hingga datang kepada kami kematian.”

 

فَمَا تَنْفَعُهُمْ شَفَاعَةُ الشّٰفِعِيْنَۗ ٤٨

48. Maka, tidak berguna lagi bagi mereka syafaat (pertolongan) dari para pemberi syafaat.

 

فَمَا لَهُمْ عَنِ التَّذْكِرَةِ مُعْرِضِيْنَۙ ٤٩

49. Lalu, mengapa mereka (orang-orang kafir) berpaling dari peringatan (Allah)

 

كَاَنَّهُمْ حُمُرٌ مُّسْتَنْفِرَةٌۙ ٥٠

50. seakan-akan mereka keledai liar yang terkejut

 

فَرَّتْ مِنْ قَسْوَرَةٍۗ ٥١

51. lari dari singa.

 

بَلْ يُرِيْدُ كُلُّ امْرِئٍ مِّنْهُمْ اَنْ يُّؤْتٰى صُحُفًا مُّنَشَّرَةًۙ ٥٢

52. Bahkan, setiap orang dari mereka ingin diberi lembaran-lembaran (kitab) yang terbuka.

 

كَلَّاۗ بَلْ لَّا يَخَافُوْنَ الْاٰخِرَةَۗ ٥٣

53. Sekali-kali tidak! Sebenarnya mereka tidak takut pada akhirat.

 

كَلَّآ اِنَّهٗ تَذْكِرَةٌ ۚ ٥٤

54. Sekali-kali tidak! Sesungguhnya (Al-Qur’an) itu adalah suatu peringatan.

 

فَمَنْ شَاۤءَ ذَكَرَهٗۗ ٥٥

55. Siapa yang berkehendak tentu mengambil pelajaran darinya.

 

وَمَا يَذْكُرُوْنَ اِلَّآ اَنْ يَّشَاۤءَ اللّٰهُ ۗهُوَ اَهْلُ التَّقْوٰى وَاَهْلُ الْمَغْفِرَةِ ࣖ ٥٦

56. Mereka tidak akan mengambil pelajaran darinya (Al-Qur’an), kecuali (jika) Allah menghendakinya. Dialah yang (kita) patut bertakwa kepada-Nya dan yang berhak memberi ampunan.