Surah Al-Ma’arif ; Arab dan Terjemahan

by -9 views

Surah Al-Ma’arif ; Arab dan Terjemahan

 

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

 

سَاَلَ سَاۤىِٕلٌۢ بِعَذَابٍ وَّاقِعٍۙ ١

1. Seseorang (dengan nada mengejek) meminta (didatangkan) azab yang pasti akan terjadi

 

لِّلْكٰفِرِيْنَ لَيْسَ لَهٗ دَافِعٌۙ ٢

2. bagi orang-orang kafir. Tidak seorang pun yang dapat menolaknya (azab)

 

مِّنَ اللّٰهِ ذِى الْمَعَارِجِۗ ٣

3. dari Allah, Pemilik tempat-tempat (untuk) naik.

 

تَعْرُجُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ وَالرُّوْحُ اِلَيْهِ فِيْ يَوْمٍ كَانَ مِقْدَارُهٗ خَمْسِيْنَ اَلْفَ سَنَةٍۚ ٤

4. Para malaikat dan Rūḥ (Jibril) naik (menghadap) kepada-Nya dalam sehari yang kadarnya lima puluh ribu tahun.722)

722) Maksudnya, Jibril dan para malaikat lain butuh waktu satu hari perjalanan untuk menghadap Allah Swt. Satu hari dalam dunia malaikat sama dengan lima puluh ribu tahun dalam dunia manusia.

فَاصْبِرْ صَبْرًا جَمِيْلًا ٥

5. Maka, bersabarlah dengan kesabaran yang baik.

 

اِنَّهُمْ يَرَوْنَهٗ بَعِيْدًاۙ ٦

6. Sesungguhnya mereka memandangnya (siksaan itu) jauh (mustahil terjadi),

 

وَّنَرٰىهُ قَرِيْبًاۗ ٧

7. sedangkan Kami memandangnya dekat (pasti terjadi).

 

يَوْمَ تَكُوْنُ السَّمَاۤءُ كَالْمُهْلِۙ ٨

8. (Siksaan itu datang) pada hari (ketika) langit menjadi seperti luluhan perak,

 

وَتَكُوْنُ الْجِبَالُ كَالْعِهْنِۙ ٩

9. gunung-gunung menjadi seperti bulu (yang beterbangan),

 

وَلَا يَسْـَٔلُ حَمِيْمٌ حَمِيْمًاۚ ١٠

10. dan tidak ada seorang pun teman setia yang menanyakan temannya,

 

يُبَصَّرُوْنَهُمْۗ يَوَدُّ الْمُجْرِمُ لَوْ يَفْتَدِيْ مِنْ عَذَابِ يَوْمِىِٕذٍۢ بِبَنِيْهِۙ ١١

11. (padahal) mereka saling melihat. Orang yang berbuat durhaka itu menginginkan sekiranya dia dapat menebus (dirinya) dari azab hari itu dengan anak-anaknya,

 

وَصَاحِبَتِهٖ وَاَخِيْهِۙ ١٢

12. istrinya, saudaranya,

 

وَفَصِيْلَتِهِ الَّتِيْ تُـْٔوِيْهِۙ ١٣

13. keluarga yang melindunginya (di dunia),

 

وَمَنْ فِى الْاَرْضِ جَمِيْعًاۙ ثُمَّ يُنْجِيْهِۙ ١٤

14. dan seluruh orang di bumi. Kemudian, (dia mengharapkan) tebusan itu dapat menyelamatkannya.

 

كَلَّاۗ اِنَّهَا لَظٰىۙ ١٥

15. Sekali-kali tidak! Sesungguhnya ia (neraka) itu adalah api yang bergejolak

 

نَزَّاعَةً لِّلشَّوٰىۚ ١٦

16. yang mengelupaskan kulit kepala,

 

تَدْعُوْا مَنْ اَدْبَرَ وَتَوَلّٰىۙ ١٧

17. yang memanggil orang yang berpaling dan menjauh (dari agama),

 

وَجَمَعَ فَاَوْعٰى ١٨

18. serta mengumpulkan (harta benda), lalu menyimpannya.723)

723) Maksudnya adalah orang-orang yang menyimpan hartanya, tidak mau mengeluarkan zakat, dan tidak pula menginfakkannya ke jalan yang benar.

۞ اِنَّ الْاِنْسَانَ خُلِقَ هَلُوْعًاۙ ١٩

19. Sesungguhnya manusia diciptakan dengan sifat keluh kesah lagi kikir.

 

اِذَا مَسَّهُ الشَّرُّ جَزُوْعًاۙ ٢٠

20. Apabila ditimpa keburukan (kesusahan), ia berkeluh kesah.

 

وَّاِذَا مَسَّهُ الْخَيْرُ مَنُوْعًاۙ ٢١

21. Apabila mendapat kebaikan (harta), ia amat kikir,

 

اِلَّا الْمُصَلِّيْنَۙ ٢٢

22. kecuali orang-orang yang mengerjakan salat,

 

الَّذِيْنَ هُمْ عَلٰى صَلَاتِهِمْ دَاۤىِٕمُوْنَۖ ٢٣

23. yang selalu setia mengerjakan salatnya,

 

وَالَّذِيْنَ فِيْٓ اَمْوَالِهِمْ حَقٌّ مَّعْلُوْمٌۖ ٢٤

24. yang di dalam hartanya ada bagian tertentu

 

لِّلسَّاۤىِٕلِ وَالْمَحْرُوْمِۖ ٢٥

25. untuk orang (miskin) yang meminta-minta dan orang (miskin) yang menahan diri dari meminta-minta,

 

وَالَّذِيْنَ يُصَدِّقُوْنَ بِيَوْمِ الدِّيْنِۖ ٢٦

26. yang memercayai hari Pembalasan,

 

وَالَّذِيْنَ هُمْ مِّنْ عَذَابِ رَبِّهِمْ مُّشْفِقُوْنَۚ ٢٧

27. dan yang takut terhadap azab Tuhannya.

 

اِنَّ عَذَابَ رَبِّهِمْ غَيْرُ مَأْمُوْنٍۖ ٢٨

28. Sesungguhnya tidak ada orang yang merasa aman dari azab Tuhan mereka.

 

وَّالَّذِيْنَ هُمْ لِفُرُوْجِهِمْ حٰفِظُوْنَۙ ٢٩

29. (Termasuk orang yang selamat dari azab adalah) orang-orang yang menjaga kemaluannya,

 

اِلَّا عَلٰٓى اَزْوَاجِهِمْ اَوْ مَا مَلَكَتْ اَيْمَانُهُمْ فَاِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُوْمِيْنَۚ ٣٠

30. kecuali terhadap istri-istri mereka atau hamba sahaya yang mereka miliki.724) Sesungguhnya mereka tidak tercela (karena menggaulinya).

724) Lihat catatan kaki surah al-Mu’minūn/23: 6.

فَمَنِ ابْتَغٰى وَرَاۤءَ ذٰلِكَ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْعَادُوْنَۚ ٣١

31. Maka, siapa yang mencari (pelampiasan syahwat) selain itu, mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.

 

وَالَّذِيْنَ هُمْ لِاَمٰنٰتِهِمْ وَعَهْدِهِمْ رٰعُوْنَۖ ٣٢

32. (Termasuk orang yang selamat dari azab adalah) orang-orang yang memelihara amanat dan janji mereka,

 

وَالَّذِيْنَ هُمْ بِشَهٰدٰتِهِمْ قَاۤىِٕمُوْنَۖ ٣٣

33. yang memberikan kesaksiannya (secara benar),

 

وَالَّذِيْنَ هُمْ عَلٰى صَلَاتِهِمْ يُحَافِظُوْنَۖ ٣٤

34. dan yang memelihara salatnya.

 

اُولٰۤىِٕكَ فِيْ جَنّٰتٍ مُّكْرَمُوْنَ ۗ ࣖ ٣٥

35. Mereka itu (berada) di surga lagi dimuliakan.

 

فَمَالِ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا قِبَلَكَ مُهْطِعِيْنَۙ ٣٦

36. Mengapa orang-orang kafir itu bersegera datang ke arahmu (Nabi Muhammad)

 

عَنِ الْيَمِيْنِ وَعَنِ الشِّمَالِ عِزِيْنَ ٣٧

37. dari kanan dan dari kiri dengan berkelompok-kelompok?725)

725) Menurut sebagian mufasir, pada suatu hari orang-orang musyrik berkerumun di hadapan Rasulullah saw. sambil mengejek dan mengatakan, “Jika orang-orang mukmin benar-benar akan masuk surga sebagaimana kata Muhammad, kitalah yang akan masuk terlebih dahulu.” Maka, turunlah ayat 38.

اَيَطْمَعُ كُلُّ امْرِئٍ مِّنْهُمْ اَنْ يُّدْخَلَ جَنَّةَ نَعِيْمٍۙ ٣٨

38. Apakah setiap orang dari mereka (orang-orang kafir itu) ingin dimasukkan ke dalam surga yang penuh kenikmatan?

 

كَلَّاۗ اِنَّا خَلَقْنٰهُمْ مِّمَّا يَعْلَمُوْنَ ٣٩

39. Sekali-kali tidak! Sesungguhnya Kami menciptakan mereka dari apa yang mereka ketahui (air mani).726)

726) Orang-orang kafir itu mengetahui bahwa mereka diciptakan oleh Allah dari air mani untuk beriman dan bertakwa kepada-Nya seperti manusia lainnya. Jadi, jika tidak beriman dan bertakwa, mereka tidak berhak masuk surga.

فَلَآ اُقْسِمُ بِرَبِّ الْمَشٰرِقِ وَالْمَغٰرِبِ اِنَّا لَقٰدِرُوْنَۙ ٤٠

40. Maka, Aku bersumpah dengan Tuhan yang mengatur tempat-tempat terbit dan terbenamnya (matahari, bulan, dan bintang), sesungguhnya Kami benar-benar Mahakuasa

 

عَلٰٓى اَنْ نُّبَدِّلَ خَيْرًا مِّنْهُمْۙ وَمَا نَحْنُ بِمَسْبُوْقِيْنَ ٤١

41. untuk mengganti (mereka) dengan (kaum) yang lebih baik daripada mereka. Kami sekali-kali tidak dapat dikalahkan.

 

فَذَرْهُمْ يَخُوْضُوْا وَيَلْعَبُوْا حَتّٰى يُلٰقُوْا يَوْمَهُمُ الَّذِيْ يُوْعَدُوْنَۙ ٤٢

42. Maka, biarkanlah mereka tenggelam (dalam kesesatan) dan bermain-main (di dunia) sampai mereka menjumpai hari yang dijanjikan kepada mereka,

 

يَوْمَ يَخْرُجُوْنَ مِنَ الْاَجْدَاثِ سِرَاعًا كَاَنَّهُمْ اِلٰى نُصُبٍ يُّوْفِضُوْنَۙ ٤٣

43. (yaitu) pada hari ketika mereka keluar dari kubur dengan cepat seperti ketika mereka pergi dengan segera menuju berhala-berhala (sewaktu di dunia).

 

خَاشِعَةً اَبْصَارُهُمْ تَرْهَقُهُمْ ذِلَّةٌ ۗذٰلِكَ الْيَوْمُ الَّذِيْ كَانُوْا يُوْعَدُوْنَ ࣖ ٤٤

44. Pandangan mereka tertunduk (serta) diliputi kehinaan. Itulah hari yang diancamkan kepada mereka.